Yogyakarta, November 2016 ‒ Development Program merupakan sebuah program bulanan yang rutin diselenggarakan untuk pengembangan skill adik asuh. Pada bulan November ini, adik asuh dan CAMP Crew mengikuti kegiatan Outbound. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keakraban antara adik asuh dan CAMP Crew, mengingat adik-adik dan kakak-kakak dari CAMP memiliki sifat yang berbeda-beda dan tidak semuanya mengenal secara akrab. Dengan adanya aktivitas Outbound bersama ini bisa meningkatkan keakraban dan rasa saling menyayangi satu sama lain karena diharuskan untuk berinteraksi.

Mulai pukul 10.00 pagi, CAMP Crew mulai berkumpul di Shelter CAMP untuk mulai mempersiapkan barang-barang yang akan digunakan untuk Outbound. Pada kegiatan kali ini, Kak Mega selaku PIC (Person In Charge) menyiapkan 4 permainan sederhana yang bisa dimainkan semua kalangan. Hal ini mengingat segmen yang dituju cukup berbeda karena rentang usia dari adik asuh dan CAMP Crew yang jauh.

Pada pukul 11.00 acara dimulai. Acara kali ini harus tertunda selama 1 jam karena kegiatan kali ini adalah Outbound yang mengharuskan adik asuh dan CAMP Crew harus hadir secara lengkap sesuai absen agar jumlah kelompok bisa seimbang. Kegiatan dimulai dengan pembagian kelompok menjadi 2 kelompok. Setiap kelompok berisi CAMP Crew dan adik asuh.

img_6288

Kerjasama antaranggota dalam tim sangat diperlukan pada Outbound hari Minggu (20/11) di Shelter CAMP.

Pada permainan pertama, mereka diarahkan untuk saling berkenalan dan diwajibkan untuk menghafal nama, hobi dan tempat tanggal lahir masing-masing anggota kelompok. Semua adik asuh dan CAMP Crew memiliki tugas yang sama. Setelah mereka menghafal, mereka diberi waktu selama 30 detik untuk berbaris sesuai dengan tanggal lahir tanpa berbicara. Pada permainan ini, kelompok yang menang adalah kelompok satu.

Lanjut ke permainan selanjutnya, yaitu permainan memindahkan bola ping-pong menggunakan selembar kertas. Kertas di sini menjadi media untuk memindahkan bola dengan cara dibentuk seperti huruf U. Anggota kelompok berbaris kemudian saling membentuk jembatan bagi jalan si bola ping-pong supaya dapat sampai dari anggota yang paling ujung hingga dapat masuk ke kaleng wadah bola. Setiap kelompok harus menyusun strategi agar bola ping-pong tidak jatuh di tengah jalan. Kedua kelompok saling beradu jumlah bola ping-pong yang masuk ke dalam kaleng. Dan akhirnya, kali ini yang menang lagi-lagi kelompok satu.

img_6248

Tampak perwakilan kelompok dua bersemangat menuntaskan permainan terakhir pada Outbound hari Minggu (20/11) di Shelter.

Pada sesi permainan terakhir yaitu anggota kelompok yang terpilih diharuskan berpindah dari satu sisi ruangan ke sisi yang lain dengan keadaan kaki diikat antar kaki teman. Kedua kelompok harus berlomba berjalan dengan kondisi kaki diikat satu sama lain. Sehingga mereka harus kompak agar bisa tiba dengan cepat di titik finish. Namun, sebelum mereka berpindah, mereka harus menuliskan pada secarik kertas dengan lengkap nama, hobi, dan tanggal lahir salah satu teman kelompok tanpa boleh menanyakannya terlebih dahulu. Hal ini sangat seru karena terlihat CAMP Crew dan adik asuh berusaha sekompak mungkin agar tiba dengan cepat di garis finish. Pada akhirnya, permainan ini kembali dimenangkan oleh kelompok satu.

Pada akhir acara, semua partisipan diwajibkan menuliskan cita-cita mereka di kertas origami. Impian-impian ini akan ditempelkan di Langit Impian. Setelah bermain, adik-adik nampak lebih mudah untuk mengobrol dengan CAMP Crew dan terlihat lebih nyaman. Acara yang berakhir pukul 12:30 ini diakhiri dengan menghias Langit Impian. (Pramegareksa)