Yogyakarta, Oktober 2016 – Development Program yang diselenggakan oleh Tim Operasional CAMP setiap bulannya bertujuan untuk turut membangun karakter dan merangsang kreativitas adik-adik asuh. Sesuai dengan tema tahun ini yaitu Kesenian, pada tanggal 23 Oktober 2016 di shelter CAMP, adik-adik asuh bersama CAMP Team membuat topeng karakter.

Topeng karakter dibuat dengan media balon yang ditiup, dilapisi kertas bekas lalu diberi lem dan dikeringkan. Setelah dicat putih sebagai warna dasar, balon berlapis kertas bekas yang sudah diletuskan dan berbentuk bulat siap untuk dikreasikan. Adik asuh dapat membuat karakter yang mereka inginkan, di antaranya tokoh kartun kesukaan mereka atau pun hewan kesayangan. Ketika cat dan lem telah kering, topeng karakter dapat dilubangi di area mata dan leher agar dapat dimasukan ke kepala. Salah satu adik asuh, Anggi, berhasil membuat karakter anjing Pitbull sebagai karakter topengnya karena ia memiliki anjing sebagai hewan kesayangannya.

Dengan proses membuat topeng karakter, diharapkan agar adik asuh dapat meningkatkan kreativitas mereka. Mengerahkan kemampuan imajinasi adik asuh dalam mengkreasikan karakter tokoh merupakan usaha dalam mengembangkan kecerdasan psikomotorik mereka. Penggunaan kertas bekas sebagai media kreasi juga mengajarkan nilai menghargai suatu benda tak terpakai agar dapat menjadi benda fungsional.

Penyelenggaraan Development Program: How To Make A Character Mask berlangsung sangat seru. CAMP Crew yang tidak bertugas membantu adik asuhnya dalam membuat topeng karakter juga ikut membuat kreasi topeng karakter mereka sendiri. (Sarah Shafira Sandy)