NYALAKAN JOGJA, NYALAKAN INDONESIA
SETITIK ASA, KOBARKAN CINTA

“There is more treasure in books than in all the pirate’s loot on treasure island”,
Walt Disney.

Buku adalah harta karun yang tak ternilai, di dalamnya menyimpan begitu banyak wawasan dan ilmu pengetahuan. Membaca adalah kunci untuk membuka harta itu.

Begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan dari membaca buku. Selain wawasan dan ilmu pengetahuan, pengalaman tokoh terkenal pun bisa didapatkan hanya dengan membaca buku biografinya. Membaca buku bagaikan membuka jendela dunia. Lembar demi lembar halaman yang dibuka seperti membuka lapis demi lapis tirai yang menutupi dunia. Jogja Menyala, merupakan region branch 1 dari Indonesia Menyala, sebuah organisasi di bawah Indonesia Mengajar yang memiliki misi untuk mendukung para Pengajar Muda Indonesia Mengajar dalam meningkatkan minat baca siswa dan pengembangan perpustakaan di Sekolah Dasar daerah penempatan mereka.

Di era teknologi seperti sekarang, seharusnya akses untuk mendapatkan informasi sangatlah mudah. Namun, hal ini berbeda untuk anak-anak di daerah perbatasan. Mereka mempunyai keterbatasan mengakses berbagai informasi termasuk untuk buku bacaan. Padahal, bagi mereka buku bukanlah sekedar sebagai sumber ilmu pengetahuan tetapi juga sebagai sumber motivasi mereka untuk dapat bermimpi lebih tinggi. Oleh karena itu, Jogja Menyala membantu penggalangan buku di daerah Jogjakarta dan sekitarnya yang kemudian akan didonasikan kepada anak-anak di daerah perbatasan. Dengan buku itu diharapkan, semangat dan mimpi anak-anak di daerah perbatasan dapat lebih Menyala untuk Menyalakan Indonesia.

PROGRAM DAN KEGIATAN JOGJA MENYALA
Jogja Menyala awalnya didirikan untuk men-support gerakan Indonesia Mengajar. Namun Jogja Menyala dapat mengembangkan diri di bidang-bidang lain seputar masalah pendidikan dan minat baca. Program dan Kegiatan Jogja Menyala antara lain:

1. Buku Kanggo Panguripan
Pengiriman buku untuk daerah terpencil, terluar, ataupun daerah atau tempat yang membutuhkan. Dengan pengiriman ke sejumlah daerah di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua. Dalam kegiatan ini Jogja Menyala bekerjasama dengan beberapa pihak seperti Indonesia Mengajar, SM3T, Komunitas, Individu, ataupun Kelompok seperti Tim KKN dari berbagai Universitas.

2. Kelas Inpirasi Penyala
Suatu program yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa Sekolah Dasar akan pentingnya masa depan melalui pengenalan profesi tertentu, terutama yang jarang diketahui. Kegiatan ini diisi langsung oleh Inspirator dari anggota Jogja Menyala ataupun Inspirator undangan.

3. Taman Baca Jogja Menyala
TBJM didirikan atas permintaan dari suatu masyarakat atau inisiasi Jogja Menyala sendiri. Dengan memberikan pendampingan dan edukasi manajemen pengelolaan perpustakaan yang baik, diharapkan dalam tahapan dan jangka waktu tertentu taman bacaan tersebut dapat operasional, bermanfaat, dan berdaya guna, serta dapat dikelola 100% oleh masyarakat.

4. E- Learning (Everywhere Learning)
Belajar tak harus di kelas. Belajar juga tak harus dengan mata pelajaran yang formal di ajarkan di sekolah. E-Learning dilaksanakan di sekitar TBJM yang telah Jogja Menyala rintis dengan melibatkan pemuda-pemuda sekitar.

5. Dongeng, Story Telling, Seni Rupa Usia Dini
Bercengkrama dengan anak-anak usia dini adalah hal yang menyenangkan. Untuk itu, Jogja Menyala mengakomodir dengan kegiatan seperti Dongeng, Story Telling, atau Seni Rupa. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa tempat seperti Taman Bacaan, Taman Kanak-Kanak, ataupun PAUD.

6. GEMES (Gerakan Mengunjungi Museum)
Suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap 1 bulan yang bertujuan sebagai wahana untuk menciptakan Masyarakat Sadar Sejarah melalui kunjungan museum, khususnya bagi Internal Jogja Menyala sendiri.

Menarik bukan, program dari Jogja Menyala? Jika CAMP Friends tertarik dengan kegiatan Jogja Menyala, jangan lupa follow akun media sosialnya yuk! Let’s be inspired through CAMP Follow Friday!

Twitter : @PenyalaJogja

fb : Jogja Menyala