Halo! Saya Erna, salah satu Kakak Asuh di CAMP Foundation. Adik asuh saya bernama Fardan. Pada tahun ini ia naik kelas III di SD Muhammadiyah Notoprajan, Yogyakarta. Sudah satu tahun lebih saya mengenal Fardan dan menjadi kakak asuhnya. Kali ini saya akan menceritakan perkembangan Fardan selama saya menjadi kakak asuhnya. Sejak bergabung dengan CAMP, Fardan adalah salah satu adik asuh yang rajin mengikuti Development Program. Development Program adalah program pengembangan skill adik asuh yang dilaksanakan CAMP rutin setiap bulan. Di sini kami belajar banyak hal, terutama hal-hal yang dapat mengasah keterampilan dan kreativitas adik asuh.

Awalnya, Fardan tidak mau mengikuti program ini jika saya berhalangan hadir atau tidak dapat menemaninya menghadiri Development Program. Fardan memang anak yang agak pemalu, terutama jika bertemu dengan orang-orang baru. Namun, setelah beberapa bulan rutin mengikuti program ini, Fardan menjadi sedikit lebih berani untuk bertemu dengan kakak-kakak asuh dan adik-adik asuh CAMP lainnya. Melalui kegiatan rutin ini, sifat percaya diri Fardan secara perlahan juga terbangun. Saat ini, walaupun saya tidak dapat menemani Fardan ketika Development Program, ia tetap hadir dan mau berbaur dengan teman-teman CAMP lainnya.

Sementara itu, untuk kegiatan visit, kami selalu melakukan kegiatan yang berbeda-beda. Seperti belajar mengoperasikan laptop, mengetik, mengenal cara menggunakan internet sehat, menonton video animasi anak, menonton album foto milik Fardan, maupun olahraga badminton. Selain beberapa kegiatan tersebut, kami juga sering bercerita mengenai kegiatan keseharian yang dilakukan Fardan selama libur sekolah. Untuk mengisi waktu luang, Fardan sering bermain layangan di lapangan yang letaknya tak jauh dari rumahnya. Ia juga sering bermain badminton di depan rumah. Ketika sore hari, Fardan mempunyai kegiatan rutin mengaji. Jika tidak ada jadwal mengaji, ia sering menghabiskan waktunya untuk bermain bersama teman-temannya. Itu tadi sedikit cerita tentang Home Visit ke rumah Fardan. Sampai jumpa di cerita-cerita selanjutnya. 🙂 (Erna)